Mengungkapkan kemarahan di jejaring sosial dipengaruhi oleh tipe kepribadiaan ?? Bener Ga siih ??

 Halo, Assalamualaikum..

Ketemu lagi di Rully's Corners hari ini kita bakal bahas tentang mengungkapkan kemarahan di jejaring sosial. dengan berkembangnya teknologi internet menjadi kebutuhan utama yang menunjang kehidupan sehari-hari. oleh sebab itu pengungkapan emosi di jejaring sosial menjadi suatu hal yang umum terjadi.

Photo by Sara Kurfeß on Unsplash

 Zhao, Chen, dan Xu (2014) menemukan bahwa kemarahan lebih cepat menyebar di jejaring sosial daripada jenis emosi lain, seperti kegembiraan, rasa jijik atau kesedihan. Dengan kata lain, berdasarkan penelitiannya kemarahan lebih mungkin untuk di-retweet atau disukai, tidak hanya oleh relasi yang dekat dengan individu tetapi juga yang jauh. Oleh karena itu, emosi marah lebih cepat viral, daripada emosi lain.

hayoo siapa niih yang suka marah-marah diakun media sosialnya, kita semua pasti pernah siih hehe. sekarang mending dikurangin deh soalnya berdasarkan hasil penelitian bahwa pengungkapan kemarahan dijejaring sosial memberikan dampak negatif yang begitu besar. bagi yang membuat status kemarahan hal ini akan membuatnya semakin marah atau menambah masalah yang bahkan bisa membuatnya menyesal dikemudian hari. dan bagi pembaca nih bakal tersulut emosi dan ikut merasa marah. 

Photo by Nsey Benajah on Unsplash

penelitian lainnya juga menemukan fakta bahwa sifat kepribadian memiliki pengaruh secara langsung pada kemarahan dalam kehidupan sehari-hari untuk efek pada anger in dan anger out. apa sih anger in dan anger out tuh ?? ada yang tau ngga? yaudah aku kasih tahu aja kali yaa wkwk. anger in adalah Pengungkapan emosi marah yang dirasakan oleh individu, cenderung ditekankan ke dalam dirinya tanpa mengekspresikannya ke luar. Misalnya, ketika sedang marah seseorang lebih memilih diam dan tidak mau menceritakannya pada siapa pun atau tidak menegur orang yang membuatnya mejadi marah. sedangkan anger out Merupakan reaksi ke luar atau obyek yang dimunculkan oleh individu ketika dalam keadaan marah atau reaksi yang dapat diamati secara umum. Kondisi seperti ini bisa menjadi perbuatan merusak, misalnya memukul atau menendang sesuatu yang ada didekatnya, namun setelah itu dia akan merasakan kelegaan karena perasaan marah yang dirasakan sudah terpuaskan. Anger out berkaitan dengan ketidakmampuan individu mengekspresikan emosinya secara konstrukif dan asertif.

Tipe-tipe kepribadian Big Five 

Kepribadian big five menurut (McCrae & Costa, 1999) adalah suatu pendekatan yang digunakan dalam psikologi untuk melihat kepribadian manusia melalui pengelompokkan kata-kata atau bahasa yang digunakan di dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan ciri-ciri individu yang membedakan dengan individu lain yang tersusun ke dalam lima buah dimensi kepribadian yang telah dibentuk menggunakan analisis faktor. Lima dimensi tipe kepribadian big five antara lain; Neuroticism (N), Extraversion (E), Openness (O), Agreableness (A), dan Conscientiousness (C). Tipe kepribadian ini dirancang untuk menangkap ciri-ciri kepribadian yang orang anggap paling penting dalam diri individu. Kata big dimaksudkan untuk merujuk pada temuan bahwa masing-masing faktor menggolongkan sejumlah besar sifat yang lebih spesifik.

Nah tipe-tipe kepribadian tersebut yang mempengaruhi habit suka marah-marah di jejaring sosial media. untuk Tahu lebih lanjut lagi kalian bisa baca artikel dibawah ini : 






- Nama Artikel : Pengungkapan Kemarahan di Jejaring Sosial

- Nama Penulis : Safinatunnajah & Ilmi Amalia

- Nama Publikasi : TAZKIYA (Jurnal of Psycholoy)

- Asal Institusi : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 

- Volume : 7

- Nomor : 2

- Tahun : 2019

- Halaman : 156-175



- Kategori : Sinta 5

- P-ISSN : 2656-0011

- E-ISSN : 2654-7244

Artikel tersebut haruss bgt siih kalian baca isinyaa bermanfaat sekali untuk mengenal lebih jauh tentang tipe kepribadian dan pengungkapam kemarahan di media sosial yang ternyata sedikit banyak dipengaruhi oleh tipe kepribadian kita. Sekian yang dapat saya sampaikan dalam tulisan hari ini see you, salam -ruli

Mengungkapkan kemarahan di jejaring sosial dipengaruhi oleh tipe kepribadiaan ?? Bener Ga siih ?? Mengungkapkan kemarahan di jejaring sosial dipengaruhi oleh tipe kepribadiaan ?? Bener Ga siih ?? Reviewed by Ruli Triani on November 14, 2021 Rating: 5

20 komentar:

  1. Waaah bagus sekali artikelnya... jadi selain melankolis, sanguinis dan yang lainnya ternyata ada lagi yaa menurut pendapat ahli lainnya... Makasih informasinya...

    BalasHapus
  2. Jadi pengen tau tipe kepribadian saya. Makasih infonya, otw baca artikelnya

    BalasHapus
  3. Related banget artikelnya. Zaman sekarang kebanyakan orang melampiaskan amarah mereka disosial media, padahal mereka gatau kalo ada yang namanya jejak digital dan bisa nyesel kedepannya. Makasi informasinya harus dibaca sih ini

    BalasHapus
  4. Waduhh bener bgt nih,, buat pembelajaran aja, makasih kak informasi nya

    BalasHapus
  5. Terimakasih info nya kak, jadi tau nih apa saja sih tipe tipe kepribadian yang mempengaruhi habit marah marah di medsos☺️

    BalasHapus
  6. Relate banget sih sama artikelnya, karena banyak dari kita juga tanpa sadar suka marah-marah di sosmed, bahkan sampai ada yang kelewat batas banget. Setelah baca artikel ini, jadi lebih tau lagi informasinya. Thanks :)

    BalasHapus
  7. waah seru banget artikelnya untuk dibaca, jadi pengen tau tipe2 kepribadian dan apa yg menyebabkan kemarahan di kehidupan sehari-hari. makasih rekomendasinyaa

    BalasHapus
  8. Jaga emosi, jaga jari juga ya hehe. Thanks yaa infonya. Menarik banget

    BalasHapus
  9. Pembahasannya sangat menarik, aku jd tau apa aja tipetipe kepribadian, oiya bener aku setuju harus bisa kontrol diri dari marah-marah. Makasihh

    BalasHapus
  10. Aduhh kalo pembahasannya mengenai kepribadian gini sih aku paling suka dan langsunga baca heheheh, btw makasii udah ngasi tau ada artikel yang sangat baguss

    BalasHapus
  11. Ah baru tau aku, jadi kalo kita ungkapin perasaan marah kita di sosmed secara berlebihan tuh ga baik juga yaa, makasih rully buat pembahasan artikelnya yang menarik!

    BalasHapus
  12. Waaa dapet ilmu baru lagi,paling seneng kalo dah baca yang berkaitan dengan hal ini, terimakasih yaaa dah buat artikel yg sangat menarik sekali untuk dibaca, semangat terus bikin pembahasan-pembahasan yg semakin menarik di artikel selanjutnya♡

    BalasHapus
  13. akuu termasuk org yang suka ngelampiasin amarah di sosmed, trs baca ini aku jd sadar ternyata marah-marah di sosmed tuh gak baik ya :( thankyouu rul atas informasinyaa

    BalasHapus
  14. bagus banget artikel nya, cocok bgt buat aku yg kadang suka marah2 di sosmed, makasih yaa

    BalasHapus
  15. kerenn artikel nyaa, nambah ilmu baru nih, makasii teh untuk infonyaa

    BalasHapus
  16. Ternyata bisa dari kepribadian juga? baru ngerti hehe

    BalasHapus
  17. menarik bangett artikel nyaa jadi tau harus lebih menjaga emosi dan jari juga

    BalasHapus
  18. wah penting banget nih buat dibaca sm pengguna media sosial, supaya bisa lebih kontrol dirinya biar ga marah marah terus di sosmed wkwkwk supaya ga nyalurin hal hal negatif juga ke orang lain hehe.. makasih infonyaa

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.